Kenali Kandidat Mandataris MPA / Ketua Presidium PP PMKRI 2026-2028
Asal: PMKRI Cabang Semarang
Angkatan: 2019
| Nama lengkap | Natael Bremana Wengu Bangun, S.Sos. |
|---|---|
| Nama panggilan | Bram, Bre |
| Tempat, Bulan - Tahun lahir | Batukarang – Kab. Karo, Desember 1999 |
| Kontak | [No. HP] |
| [Email] | |
| Media sosial | [TikTok] |
| [YouTube] | |
| [Facebook] | |
| Moto Hidup | Berani karena nilai, bergerak karena rakyat. |
| Riwayat Pendidikan | 2018 – 2023: Universitas Negeri Semarang – Fakultas Ilmu Sosial – Ilmu Sejarah |
| 2026 – sekarang: Universitas Diponegoro – Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik – Pascasarjana Administrasi Bisnis | |
| Riwayat Organisasi di PMKRI | 2019: Diterima menjadi Anggota PMKRI |
| 2021–2022: Biro Pengembangan Organisasi, PMKRI Cabang Semarang | |
| 2022–2023: Presidium Pengembangan Organisasi, PMKRI Cabang Semarang | |
| 2023–2024: Ketua Presidium, PMKRI Cabang Semarang | |
| 2024–2026: Komisaris Daerah Regio II Jawa Tengah–DIY, PP PMKRI | |
| Riwayat Organisasi di luar PMKRI | 2021–2022: Ketua Unit Kegiatan Kerohanian Katolik – Universitas Negeri Semarang |
| Pengalaman Lainnya | Brema konsisten menempatkan diri pada isu-isu yang tidak selalu populer — dari demokrasi, tata kelola organisasi, hingga advokasi masyarakat akar rumput. Berikut sebagian rekamnya: |
| – Memimpin PMKRI Cabang Semarang (2023–2024) dengan fokus utama pada penguatan kaderisasi dan konsolidasi organisasi. | |
| – Aktif mengkritisi praktik politik transaksional dalam organisasi kemahasiswaan dan mendorong pemilihan pemimpin berdasarkan rekam jejak dan integritas — bukan popularitas semata. Gagasan ini dituangkan dalam serangkaian tulisan menjelang Kongres PMKRI 2026. |
|
| – Terlibat dalam Gerakan Jaga Pemilu bersama berbagai tokoh masyarakat sipil sebagai bagian dari komitmen mengawal demokrasi. | |
| – Bersama akademisi, pegiat HAM, dan organisasi sipil, menyatakan sikap dalam petisi publik terkait Revisi UU TNI demi menjaga supremasi sipil. | |
| – Mengadvokasi persoalan nelayan yang terdampak aktivitas industri di Semarang bersama berbagai organisasi masyarakat sipil melalui forum audiensi dan kebijakan. | |
| – Aktif membangun jembatan antara PMKRI dengan Gereja dan organisasi kemasyarakatan Katolik dalam konteks pelayanan sosial dan kehidupan kebangsaan. | |
| Visi | PMKRI menjadi ekosistem kaderisasi, pengetahuan, dan gerakan sosial yang matang, profesional, dan berintegritas — yang berakar pada kekuatan cabang serta sungguh-sungguh berpihak kepada rakyat. |
| Misi | 1. Tata kelola berbasis data. Membangun sistem organisasi yang transparan dan akuntabel - supaya PMKRI tidak lagi bergantung pada figur perorangan. |
| 2. Revitalisasi cabang. Menjadikan cabang sebagai pusat kekuatan, bukan sekadar kepanjangan tangan pusat. | |
| 3. Transformasi kaderisasi. Sistem kaderisasi yang relevan dengan zaman, tanpa meninggalkan akar spiritual dan ideologis. | |
| 4. Penguatan akademik kader. Mendorong akses kader ke studi lanjut, riset, dan perguruan tinggi terbaik. | |
| 5. Gerakan berbasis riset. Setiap advokasi lahir dari kajian — bukan sekadar reaksi atas situasi. | |
| 6. Penguatan identitas dan jejaring. Membangun kembali hubungan PMKRI dengan Gereja, alumni, kampus, dan mitra strategis. | |
| Program Kerja Unggulan | 1. Audit Nasional Cabang. |
| 2. PMKRI Satu Data | |
| 3. PMKRI Policy & Research Center | |
| 4. PMKRI Future Leaders | |
| 5. Gerakan Nasional Advokasi Rakyat | |
| 6. Revitalisasi Kemitraan Gereja | |
| 7. PMKRI Impact Fund |
Dokumen, gagasan, dan inisiatif Bremana lebih lengkap dapat diakses di: https://drive.google.com/drive/folders/1jy_DYPbIQhXABGC6En_sDusC09P5b95L?usp=share_link